Kontribusi PLTU Celukan Bawang Untuk Bali

PLTU Celukan Bawang akan membuat pembagunan tahap kedua. Namun ada pemberitaan bahwa proyek ini akan dihentikan. Ini terdengar di berbagai media dengan Jonan telah menyatakan bahwa tidak aka nada lagi pembangunan PLTU.

Berita tersebut disinyalir sangat rancu, pasalnya pembangunan PLTU Celukan bawang menjadi tumpuan untuk wilayah Bali. Ini menjadi pemberitaan yang sangat belum bisa diterima. Namun sebenarnya PLTU Celukan Bawang memang harus dilanjutkan. Dengan kebutuhan listrik wilayah Bali ini harus terus dilanjutkan.

Ada banyak proyek yang memang membuat orang akan tertegun dengan pembiayaan yang diberikan kepada PLTU ini. Tenutnya ini bukanlah untuk sembarangan. Ada banyak sekali yang perlu diperbaiki. Ini menjadi orang akan bertanya.

Jika dilihat dari kebutuhan listrik di Bali. Ini menjadi sesuatu yang sangat wajar. Ada banyak ynag menyatakan bahwa ini menjadi sebuah kebutuhan. Proyek PLTU Celukan Bawang guna memenuhi kebutuhan akan pasokan listrik untuk Bali.

Jika dilihat, Bali merupakan salah satu tempat wisata terbaik dunia. Bali membutuhkan banyak pasokan energy listrik. Rencana pembangunan PLTU Grograg memang sudah lama. Permasalah ijin juga sudah dikantongi. Namun ada pemberitaan tentang hal ini ada yang negative.

Ini semua mungkin karena pembebasan lahan. Banyak yang belum menerima masalah pembebasan lahan ini. Ada berita negative tentu saja tidak menghambat apa yang sudah direncanakan. Sebab permasalahan kebutuhan pasokan energy di Bali sangat kritis. Ini perlu pembangunan baru yang bisa menyuplai kebutuhan pasokan listrik di Bali.

Usut punya usut banyak yang ingin sekali menghentikan pembangunan ini. Padahal ini demi kebutuhan untuk Bali. Wisata di Bali membutuhkan banyak pasokan listrik yang bisa juga dialiri dari PLTU Celukan Bawang. Jika saja pembangunan PLTU di Celukan Bawang sudah terjadi kontribusinya akan besar. Ini akan menjadi sebuah terobosan yang bagus dariada Bali akan mengalami kekurangan energy listrik.

Kekurangan energy listrik ini akan membuat orang di Bali tidak nyaman. Seharusnya memang pembangunan PLTU Celukan Bawang terus dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *