Bali Utara Tak Kalah Indah Dengan Bali Selatan

Bali Utara memiliki potensi wisata yang bernilai jual tinggi, daerah terluas di Bali ini memiliki beberapa destinasi wisata menarik. Namun masih belum dikenal karena minimnya promosi dan belum potensialnya infrastrukur penunjang sebagai salah satu pendukung wisatawan datang di Bali Utara.

Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng saat ini sedang gencar-gencarnya mempromosikan dan mengintensifkan promosi destinasi wisata unggulan di Bali Utara. Hal ini dilakukan untuk semakin menarik kunjungan wisatawan  asing maupun dalam negeri.

Sebenarnya potensi wisata di Bali Utara memang sangat potensial. Namun selama ini pengembangan destinasi wisata di Bali lebih terpusat di Bali Selatan. Jadi tidak hayal jika kawasan Bali Selatan sekarang ini jauh berkembang dari kawasan Bali Utara.

Di Bali Utara sendiri untuk destinasi wisata sangat beragam. Ada beberapa wisata unggulan yang bisa dijadikan nilai jual seperti pariwisata bertema alam, religi dan budaya.

Pemerintah selain melakukan promosi dengan program khusus untuk menarik wisatawan asing dan dalam negeri. Juga sedang melakukan pembenahan di sektor infrastuktur dan fasilitas pendukung.

Beberapa proyek infrastruktur sedang mulai dikerjakan di Bali Utara, pembenahan Pelabuhan Celukan  Bawang dan Pelabuhan Tanjung Benoa. Bahkan beberapa waktu ini tahun 2018 rencananya Bali Utara akan segera dibangun Bandara Buleleng dan juga jalan baru penghubung antara Bali Utara dan Bali Selatan.

Salah satu contoh yang menjadi harapan besar untuk semakin mempermudah kunjungan wisatawan masuk di Bali melalui Bali Utara adalah pembangunan Bandara Buleleng dan pembenangan Pelabuhan Celukan Bawang.

Kedua proyek infrastruktur ini memang sedang dikebut pengerjaanya. Pelabuhan Celukan Bawang sudah mulai bisa beroperasi bahkan akan dijadikan salah satu Pelabuhan sandar kapal pesiar. Beberapa waktu lalu bahkan sudah ada beberapa kapal pesiar yang bersandar dan imbasnya membawa wisatawan asing dalam jumlah yang banyak.

Belum ditambah dengan nantinya akan dibangun Bandara Buleleng. Maka secara nyata akan semakin mendatangkan wisatawan asing dan dalam negeri masuk melalui Bali Utara.

Secara tidak langsung konsep yang harus diusung Dinas terkait adalah konsep bagaimana wisatawan yang masuk bisa diarahkan untuk mengunjungi destinasi wisata di Bali Utara. Dengan begitu Bali Utara akan semakin dikenal oleh wisatawan dan kunjungannya akan meningkat.

Terlepas dari semua itu inti dari pemanfaatan destinasi wisata adalah untuk kesejahteraan masyarakat Bali Utara yang sekarang ini menurut Gubernur Bali Made Mangku Pastika memiliki ketimpangan ekonomi yang jauh dari Bali Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *